Buru, Raimas86.net-
Pemerintah Kabupaten Buru menunjukkan komitmen nyata dalam mengeskalasi jaminan sosial masyarakat. Bupati Buru, Ikram Umasugi, didampingi jajaran asisten dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), memimpin langsung penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Tahun 2026 di Kecamatan Waeapo pada Selasa (8/9/2026).
Rangkaian penyerahan bantuan secara simbolis ini melintasi empat desa secara maraton:
Desa Waekerta: 08.30 WIT
Desa Waekasar: 09.00 WIT
Desa Waenetat: 09.30 WIT
Desa Wanareja: 10.00 WIT
Kehadiran jajaran Pemkab Buru disambut hangat oleh para kepala desa serta antusiasme warga penerima manfaat.
Terdapat peningkatkan kuantum bantuan yang signifikan pada alokasi tahun ini: kuota bantuan beras yang sebelumnya berada di angka 10 kilogram per Kepala Keluarga (KK), kini melonjak tiga kali lipat menjadi 30 kilogram per KK.
Sinergi Kebijakan Berbasis Kebutuhan Riil Masyarakat. Bupati Buru, Ikram Umasugi, menegaskan bahwa intervensi pemerintah tidak berhenti pada komoditas pangan pokok semata. Kebijakan penyaluran bantuan dirancang secara adaptif dan terintegrasi untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik masyarakat di lapangan.
"Bantuan ini tidak terbatas pada komoditas beras saja, melainkan mencakup berbagai bentuk bantuan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat," ujar Bupati di sela-sela penyerahan bantuan.
Langkah ini merupakan manifestasi dari intervensi terukur Pemkab Buru dalam menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus memitigasi risiko kerentanan ekonomi. Melalui terobosan program yang inklusif, Pemkab Buru terus berupaya memperluas jangkauan perlindungan sosial hingga ke seluruh pelosok Pulau Buru secara merata dan berkelanjutan..
(Kamel Hasan Definubun)



