Dana desa diduga jadi pemicu ratusan warga membakar tujuh kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Selasa (11/8/2026) malam.
Kapolres Puncak AKBP Domingos Ximenes mengatakan, massa awalnya mendatangi Bank Papua untuk menerima penyaluran dana desa. Massa disebut mulai berkumpul sekitar pukul 11.36 WIT.
“Awalnya massa datang untuk menerima penyaluran dana desa sekitar pukul 11.36 WIT di Bank Papua,” kata Domingos saat dikonfirmasi.
Namun hingga sekitar pukul 17.40 WIT, dana desa yang ditunggu disebut belum diterima. Massa kemudian bergerak menuju Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).
Di lokasi tersebut, Bupati Puncak Elvis Tabuni sempat menemui dan berdialog dengan massa. Namun, massa disebut tidak puas dengan hasil dialog tersebut.
“Massa kemudian melakukan pembakaran terhadap Kantor PMK,” ujar Domingos.
Aksi selanjutnya meluas ke sejumlah kantor pemerintahan lainnya. Total tujuh kantor dilaporkan menjadi sasaran pembakaran.
Kantor tersebut yakni Kantor PMK, Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRD, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial, serta Kantor Keuangan.
Selain kantor pemerintahan, satu unit kendaraan roda empat yang terparkir di halaman Kantor Bupati Puncak juga dilaporkan ikut dibakar.
Polisi kemudian dikerahkan untuk mengendalikan situasi dan mencegah aksi meluas. Personel Polres Puncak mendapat bantuan dari personel Satgas Operasi Damai Cartenz.
Domingos mengatakan sekitar 40 personel diterjunkan ke lokasi. Mereka dipimpin Kasat Sabhara dan turut didampingi sejumlah tokoh masyarakat.
“Untuk menghentikan aksi pembakaran, ada 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara bersama beberapa tokoh masyarakat diturunkan untuk memberikan imbauan kepada massa agar membubarkan diri,” jelasnya.
Polisi bersama tokoh masyarakat masih berupaya mengurai massa dan mengendalikan situasi di lokasi.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait aksi pembakaran sejumlah fasilitas pemerintahan tersebut.(Red)
sumber : indometro.id



