Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

 


Memuat berita terbaru...

KKB Diduga Tembak Tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya hingga Tewas, Aparat Buru Pelaku

Redaksi
Jumat, 11 September 2026
Last Updated 2026-09-11T08:45:28Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


Jayawijaya, Raimas86.net-

Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, tewas setelah menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi ketika rombongan Dinas Pertanian Jayawijaya dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah menjalankan tugas menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima. Saat melintas di sekitar Distrik Muliama, rombongan tersebut diduga diserang kelompok bersenjata.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan ketiga korban sempat dievakuasi ke RSUD Wamena. Namun, seluruh korban akhirnya meninggal dunia akibat luka yang diderita.

Ketiga korban diketahui merupakan Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Wili Mbuik (26). Mereka merupakan bagian dari jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Penyelidikan Mengarah ke KKB Wilayah Nduga

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan keterlibatan KKB dari wilayah Nduga.

Meski demikian, aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas serta peran para pelaku dalam aksi penembakan tersebut.

Aparat gabungan juga melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Dalam perkembangan terbaru, Satgas menemukan selongsong amunisi kaliber 5,56 mm dan 9 mm di lokasi penembakan tiga ASN tersebut. Temuan itu menjadi bagian dari barang bukti yang tengah didalami dalam proses penyelidikan.

Jenazah Korban Mulai Dipulangkan

Salah satu korban, Wili Mbuik, telah dievakuasi dari Wamena menuju Jayapura pada Kamis (10/9/2026). Jenazah kemudian dipersiapkan untuk diterbangkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, guna dimakamkan di kampung halamannya.

Sementara itu, dua korban lainnya, Aprida Rapi dan Alfonsius Albinus Meha, masih berada di Wamena untuk proses selanjutnya.

Peristiwa tersebut kembali menjadi perhatian terhadap aspek keamanan bagi aparatur pemerintah yang menjalankan tugas pelayanan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.

Aparat keamanan kini terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut

Komentar

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan