Timika, Raimas86.net
Kepolisian mengungkap perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan seorang pria yang ditemukan tewas di depan Perumahan Pondok Amor, Jalan Cenderawasih SP3, Timika, Papua Tengah. Pengungkapan tersebut disampaikan pada Kamis (20/8/2026), sehari setelah peristiwa yang terjadi pada Rabu (19/8/2026). Polisi menyebut korban bukan merupakan bagian dari kelompok yang terlibat konflik di wilayah Kwamki Narama.
Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki menjelaskan bahwa penyidik telah mengantongi terduga pelaku dan terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif serta memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.
Menurutnya, dugaan awal mengarah pada keterkaitan dengan situasi konflik antarkelompok yang masih berlangsung di kawasan Kwamki Narama. Namun, polisi menegaskan lokasi pembunuhan berada di luar area konflik dan korban tidak termasuk pihak yang bertikai.
"Korban bukan orang perang dan kejadiannya juga bukan di lokasi perang," ujar Kapolsek Kwamki Narama.
Selain memburu pelaku, aparat juga berkoordinasi dengan keluarga korban terkait proses penanganan jenazah agar situasi keamanan tetap kondusif.
Hingga kini, kondisi di Kwamki Narama masih dilaporkan cukup tegang dengan kedua kelompok yang terlibat konflik masih saling berjaga di wilayah masing-masing. Polisi bersama aparat keamanan lainnya terus melakukan pemantauan untuk mencegah meluasnya gangguan keamanan.
Penyidik memastikan proses penyelidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap secara menyeluruh motif pembunuhan serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.
red/tim



