Pandeglang, Raimas86.net
Menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, persiapan pasukan pengibar bendera / (Paskibra) di Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang dikeluhkan minim perhatian. Sejumlah anak yang tengah berlatih setiap sore mengaku tidak mendapat dukungan apapun.
Keluhan tersebut disuarakan oleh Aris Doris Tokoh Pemuda Kecamatan Cikedal sekaligus Ketua Peleton Pandeglang, ia menyoal sikap pihak SPPG / Mitra di wilayahnya yang dinilai "cuek" terhadap anak-anak Paskibra.
"Saya prihatin. Anak-anak ini latihan panas-panasan dari pagi sampai jam 3 sore kadang pulang magrib demi mengibarkan bendera di tanggal 17 nanti. Tapi sampai hari ini tidak ada satupun bantuan dari pihak SPPG atau mitra yang ada di kecamatan kita yaitu kecamatan cikedal. Padahal mereka tiap hari juga ada kegiatan dan anggaran," ujar Aris doris saat ditemui di kediamannya senin,(3/8/2026)
Menurutnya, SPPG dan mitra sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan punya anggaran, seharusnya punya kepedulian sosial Bentuk support bisa berupa konsumsi, air minum, vitamin, atau minimal tenda untuk berteduh.
"Ini bukan soal besar kecilnya bantuan. Ini soal kepedulian dan semangat gotong royong menyambut kemerdekaan. Jangan sampai anak-anak ini merasa diperlakukan tidak adil," tegasnya.
Pantauan di lapangan, puluhan siswa SMP dan SMA terlihat berlatih baris-berbaris di Lapangan di halaman kantor kecamatan Cikedal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG dan perwakilan mitra di Kecamatan Cikedal belum memberikan keterangan resmi terkait hal ini. Upaya konfirmasi melalui [WA/telepon] juga belum mendapat jawaban.
(IF)



