![]() |
| Ket. Gambar - Jasad Kurniawan Zendrato (36) saat dievakuasi Personel gabungan Polsek dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tapteng. |
TAPTENG, Raimas86.net
Warga Dusun III, Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), provinsi Sumatera Utara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di kawasan pesisir atau tepi perairan setempat, pada Minggu (9/8/26).
Jasad tersebut kemudian diidentifikasi sebagai Kurniawan Zendrato (36), seorang petani yang tercatat sebagai warga Dusun II, Desa Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun.
Peristiwa ini bermula pada Jumat (7/8/26) sekitar pukul 14.19 WIB. Saat itu, petugas keamanan dan karyawan PT MIR bersama sejumlah warga mengamankan empat orang yang diduga melakukan pencurian buah kelapa sawit di area perkebunan perusahaan di Dusun III, Desa Lumut Maju.
Dalam proses pengamanan tersebut, Kurniawan disebut melarikan diri dengan melompat ke tepian Sungai Garoga dan kemudian berenang mengikuti aliran sungai. Berdasarkan keterangan saksi, tidak dilakukan pengejaran terhadap Kurniawan karena saat itu korban masih terlihat hidup dan berenang di sungai.
Dua hari kemudian, Minggu pagi, jasad Kurniawan ditemukan seorang warga bernama Juandi Ndraha (11) di kawasan pesisir Desa Lumut Maju. Juandi kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada orang tuanya, Bruno Ndraha (33). Informasi penemuan mayat selanjutnya diteruskan kepada warga sekitar hingga pihak kepolisian turun ke lokasi.
Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel, melalui Kapolsek Sibabangun IPTU Totok C.W membenarkan adanya penemuan jasad tersebut.
"Personel gabungan Polsek dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tapteng telah turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti di lokasi," ujar IPTU Totok C.W.
Polisi kemudian mengevakuasi jasad korban untuk dilakukan pemeriksaan medis. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan tim medis RSUD Pandan guna memastikan penyebab pasti kematian Kurniawan Zendrato.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa sejak korban diamankan di area perkebunan hingga ditemukan meninggal dunia.
Penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis atau otopsi. (Antum)




