Tegal, Raimas86.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mendapat sorotan tajam dari jajaran legislatif menyusul penyusunan agenda kegiatan publik yang dinilai kurang mempertimbangkan sensitivitas sosial masyarakat.
Sorotan tersebut disampaikan Fraksi Amanat Persatuan (FAP) DPRD Kota Tegal, yang menyayangkan keputusan Pemkot Tegal mengagendakan pertandingan eksibisi dengan identitas tempat hiburan malam sebagai bagian dari rangkaian pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota Tegal.
Langkah tersebut dinilai kurang tepat, terlebih isu mengenai keberadaan dan aktivitas tempat hiburan malam masih menjadi perhatian serta polemik di tengah masyarakat Kota Tegal.
Kehadiran identitas dunia malam dalam sebuah agenda olahraga yang melibatkan masyarakat luas dianggap berpotensi menimbulkan persepsi kontradiktif terhadap pesan pembinaan generasi muda yang selama ini terus digaungkan pemerintah.
Ketua Fraksi Amanat Persatuan, Nur Fitriani, menegaskan bahwa pihaknya pada prinsipnya memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan olahraga masyarakat, termasuk turnamen sepak bola yang memperebutkan Piala Wali Kota Tegal.
Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap kegiatan yang digelar pemerintah daerah tetap memperhatikan nilai-nilai dasar olahraga, seperti sportivitas, kesehatan, persatuan, serta keteladanan bagi generasi muda.
Menurut Fitriani, kritik yang disampaikan FAP bukan dimaksudkan untuk mempersoalkan keberadaan atau jenis hiburan tertentu. Sebaliknya, kritik tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap konsistensi kebijakan pemerintah daerah sekaligus bentuk kepedulian terhadap respons dan sensitivitas masyarakat.
“Ini persoalan konsistensi kebijakan dan sensitivitas Pemkot terhadap kondisi sosial masyarakat Kota Tegal,” ujar Fitriani saat membacakan Pandangan Akhir Fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal.
FAP berharap Pemkot Tegal dapat lebih cermat dalam menyusun setiap agenda kegiatan publik, khususnya kegiatan yang melibatkan masyarakat dan membawa nama pemerintah daerah.
Menurutnya, olahraga semestinya dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat persatuan, membangun karakter generasi muda, serta menghadirkan citra positif pemerintah di tengah masyarakat.
Karena itu, Fraksi Amanat Persatuan mendorong agar ke depan setiap kegiatan Pemkot Tegal tidak hanya mempertimbangkan aspek hiburan dan kemeriahan acara, tetapi juga memperhatikan nilai edukatif, kepatutan, serta kondisi sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Dengan demikian, penyelenggaraan kegiatan olahraga di Kota Tegal diharapkan benar-benar mampu menjadi sarana pemersatu masyarakat sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun lingkungan yang positif bagi generasi penerus.



