Tegal, Raimas86.net - Sarana pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal yang mulai berusia uzur mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tegal.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman memastikan rencana penambahan armada baru telah disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat respons cepat terhadap kejadian kebakaran.
Namun, rencana tersebut masih harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah daerah akan mempertimbangkan kondisi fiskal sebelum merealisasikan pengadaan armada tambahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Ischak menyusul sorotan terhadap kondisi sarana dan prasarana Damkar Kabupaten Tegal.
Selain sejumlah kendaraan yang telah berusia cukup tua, perlengkapan keselamatan bagi petugas di lapangan juga dinilai masih membutuhkan penguatan.
Ischak mengungkapkan, perhatian terhadap kebutuhan armada baru bahkan semakin menguat setelah dirinya melihat langsung perkembangan teknologi kendaraan pemadam kebakaran dalam sebuah agenda di Jakarta.
“Beberapa waktu lalu saat ada agenda di Jakarta saya sempat melihat pameran mobil damkar. Memang kami sudah memiliki rencana untuk menambah armada pemadam kebakaran,” kata Ischak saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran rumah di Desa Pekauman Kulon, Kecamatan Dukuhturi.
Menurutnya, keberadaan armada yang memadai merupakan bagian penting dalam meningkatkan kecepatan dan efektivitas penanganan kebakaran.
Mengingat karakteristik wilayah Kabupaten Tegal yang cukup luas, kesiapan armada menjadi salah satu faktor penentu dalam menekan risiko kerugian akibat kebakaran.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tegal telah menempatkan sejumlah armada Damkar di beberapa titik strategis. Pos pelayanan tersebut antara lain berada di kawasan Pantura, Slawi, Adiwerna, hingga wilayah selatan Kabupaten Tegal.
Pola penempatan tersebut dimaksudkan agar petugas dapat bergerak lebih cepat ketika menerima laporan kebakaran, sekaligus memperpendek waktu tempuh menuju lokasi kejadian.
Bupati Ischak menegaskan, penguatan sarana dan prasarana Damkar menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Kendati demikian, setiap rencana pengadaan harus tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas pembangunan.
Dengan rencana penambahan armada tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Sebab, dalam penanganan kebakaran, kecepatan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan dapat menjadi penentu antara kerugian yang terkendali dan bencana yang semakin meluas.



