SIBOLGA, Raimas86.net
Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah perairan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, yang meninjau langsung simulasi pelatihan Search and Rescue (SAR) gabungan penanggulangan kecelakaan laut dengan skenario kebakaran kapal di Pelabuhan Pelindo Sibolga, Rabu (29/7/26).
Simulasi yang merupakan bagian dari rangkaian Pacific Partnership 2026 itu melibatkan Lanal Sibolga, BPBD Kota Sibolga, Basarnas, tim medis, serta sejumlah instansi terkait guna memperkuat koordinasi dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di laut.
Latihan dimulai dengan skenario tabrakan dua kapal yang memicu kebakaran di perairan Sibolga. Setelah menerima laporan dari Stasiun Radio Pantai (SROP), Lanal Sibolga bersama Basarnas dan BPBD segera berkoordinasi mengerahkan unsur SAR, termasuk KAL Sarudik I-2-18 dan Sea Rider G7, untuk melakukan pemadaman serta evakuasi korban.
Personel gabungan kemudian mempraktikkan prosedur penyelamatan dan penanganan medis darurat sesuai standar operasional penanggulangan bencana.
Wali Kota Sibolga menilai simulasi tersebut penting untuk menguji kesiapan personel, sarana, dan koordinasi lintas instansi dalam merespons kecelakaan laut.
"Melalui latihan terintegrasi ini, kita tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia, tetapi juga memastikan respons penanganan bencana di lapangan dapat berjalan cepat, tepat, dan terorganisasi. Komitmen kita adalah memastikan pelayanan dan keselamatan masyarakat tetap optimal, bahkan di masa krisis," kata Wali Kota.




