Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

 


Ormas BNPM Buka Suara Soal Tuduhan Premanisme Ruko di Ngagel Rejo Surabaya

fatco
Senin, 27 Juli 2026
Last Updated 2026-07-27T11:55:35Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


 SURABAYA — Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) menampik tudingan premanisme terkait insiden di sebuah ruko kawasan Ngagel Rejo, Surabaya, yang belakangan menyita perhatian publik di media sosial.

​Perwakilan DPD BNPM Kota Surabaya, Agus Arifin, menegaskan bahwa lembaganya bukanlah kelompok preman seperti yang dilabelkan. Ia menilai tuduhan tersebut berlawanan dengan asas dan fungsi organisasinya.

​"Kami bukan organisasi preman sebagaimana yang diutarakan Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi). BNPM justru hadir untuk mengawal penegakan hukum yang adil," tutur Agus melalui keterangan resminya, Senin (27/7).


​Agus mengklarifikasi bahwa kedatangan jajarannya ke ruko di Jalan Krukah Utara No. 34 tersebut bukan bertujuan menyerobot, menduduki lahan secara tidak sah, ataupun menakut-nakuti pihak tertentu. Langkah tersebut murni berdasarkan surat perintah pendampingan dari Kantor Hukum Ruslan & Partner selaku kuasa hukum pemilik aset.

​"Kehadiran kami di lapangan bertujuan menjaga keutuhan objek dan memastikan situasi tetap aman guna mencegah terjadinya gesekan selama status hukum ruko belum inkrah," jelasnya.

​Ia menambahkan, saat ini beberapa lembaga terkait seperti BRI, KPKNL Surabaya, hingga ATR/BPN Kota Surabaya masih melakukan penelusuran untuk memverifikasi kejelasan status hukum bangunan ruko tersebut.

​Duduk Perkara Insiden di Lapangan

​Kasus ini mencuat setelah video rekaman CCTV yang memperlihatkan keributan di ruko Jalan Krukah Utara viral di jagat maya. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, Bagus Indra—pemilik ruko—terlihat sedang membersihkan area ruko yang lama menganggur pada Rabu (22/7/2026).

​Di tengah aktivitasnya, segerombolan massa yang mengatasnamakan Ormas BNPM mendatangi lokasi dan berupaya masuk secara paksa. Momen saling dorong pagar tak terhindarkan saat Bagus mencoba menghadang rombongan tersebut. Namun, karena kalah jumlah, pagar berhasil diterobos.

​Akibat bentrokan itu, Bagus mengaku mengalami beberapa luka fisik.

​"Tangan kiri saya luka, dan dada bagian kiri sempat terkena pukulan," ujar Bagus dalam unggahan akun Instagram resmi @ericahyadi_, Senin (27/7).


Bagus menerangkan bahwa kepemilikan aset ruko tersebut sah diperoleh melalui proses lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya pada April 2026 lalu.

​"Saya menang lelang resmi di KPKNL. Pada Mei 2026, seluruh tahapan balik nama, pelunasan pajak, hingga retribusi telah saya selesaikan," tegas Bagus.

​Atas kejadian penyerobotan dan dugaan penganiayaan tersebut, Bagus telah melayangkan laporan resmi ke Polrestabes Surabaya dengan nomor registrasi LP/B/1525/VII/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan