Pekanbaru - Raimas86.net
Bus Pelangi menabrak truk Fuso di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 3, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Dua penumpang meninggal dunia, 3 orang mengalami luka berat, dan 13 lainnya luka ringan.
Identitas seluruh korban kecelakaan maut telah dirilis pihak kepolisian.
Seluruh korban dievakuasi ke RS Awal Bros A Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK yang membawa sekitar 40 penumpang, melaju dari arah utara menuju selatan.
Saat tiba di KM 3, bus yang dikemudikan Pal Pal Sembiring diduga mengalami microsleep sehingga menghantam bagian belakang truk Fuso BK 8050 GU yang melaju searah di depannya.
Benturan keras membuat truk terdorong ke bahu jalan sebelah kiri hingga menghantam pagar pembatas dan terbalik.
Sementara bagian depan bus mengalami kerusakan berat.
Usai kecelakaan, sopir Bus Pelangi diketahui melarikan diri dari lokasi kejadian dan hingga kini masih dalam pencarian polisi.
Kepala Satuan PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara mengatakan personelnya bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.
"Begitu menerima informasi, personel kami langsung bergerak menuju lokasi. Fokus utama kami adalah menyelamatkan korban secepat mungkin, memberikan pertolongan pertama, mengamankan lokasi kejadian, serta
memastikan arus lalu lintas tetap terkendali agar tidak terjadi kecelakaan susulan," ujarnya.
Menurut Eko, petugas juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk mempercepat proses evakuasi korban maupun kendaraan.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia.
"Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan, serta seluruh korban yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan," katanya.
Sumber:tribunnews.com



