Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

 


Bukan Sekadar Pengibar Bendera, Calon Paskibraka Kabupaten Tegal Ditempa Jadi Generasi Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis

Eka
Jumat, 31 Juli 2026
Last Updated 2026-07-31T08:59:51Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


Tegal, Raimas86.net – Perjalanan panjang dan ketat dalam menjaring putra-putri terbaik daerah untuk mengemban tugas mulia sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tegal Tahun 2026 kini memasuki tahapan krusial.

Puluhan pelajar sekolah menengah atas yang dinyatakan lolos seleksi dikumpulkan untuk mengikuti Tantingan Calon Paskibraka Kabupaten Tegal Tahun 2026, sekaligus menandai dimulainya masa pemusatan latihan secara resmi di lingkungan kompleks pemerintahan Kabupaten Tegal.

Kegiatan tersebut bukan sekadar persiapan teknis menjelang upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Lebih dari itu, masa pembinaan menjadi ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, ketahanan jasmani, ideologi kebangsaan, serta penanaman nilai-nilai kepemimpinan bagi generasi muda.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, selaku Ketua Pembentukan Paskibraka Kabupaten Tegal, menegaskan bahwa keberhasilan melewati tahapan seleksi bukanlah akhir dari perjuangan.

Menurutnya, terpilihnya para siswa sebagai calon Paskibraka justru menjadi awal dari proses panjang untuk menempa pribadi yang memiliki integritas, tanggung jawab, disiplin, dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Pemerintah Kabupaten Tegal mengapresiasi perjuangan para siswa yang berhasil melewati persaingan ketat hingga terpilih menjadi bagian dari calon Paskibraka. 

Capaian tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan peserta serta dukungan orang tua dan para guru di sekolah.

Dalam masa pemusatan latihan, seluruh peserta akan menjalani pembinaan dengan standar yang ketat.

Mereka dituntut mampu menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran, menaati ketentuan selama masa karantina, serta menghormati dan mengikuti arahan tim pelatih yang berasal dari unsur TNI dan Polri.

Meski demikian, proses pembinaan tetap diarahkan secara profesional dan humanis dengan mengedepankan keselamatan para peserta yang masih berada pada usia remaja.

Salah satu calon Paskibraka, Zainab Nabila, siswi SMA Negeri 1 Dukuhwaru, mengaku bangga dapat melewati berbagai tahapan seleksi. Ia berhasil menghadapi sejumlah tantangan, termasuk wawancara personal dan pembuatan video latihan jasmani.

Kebanggaan serupa disampaikan Akbar Rizky, perwakilan SMA Negeri 1 Pangkah. Sejak duduk di bangku SMP, Akbar telah memiliki cita-cita untuk menjadi bagian dari Paskibraka.

Namun, menurutnya, salah satu tantangan terbesar selama proses seleksi adalah bagaimana membagi waktu antara latihan dan kewajiban belajar di sekolah.

Pengalaman kedua pelajar tersebut menjadi gambaran bahwa menjadi Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris.

Ada proses panjang yang menuntut ketekunan, kedisiplinan, kekuatan mental, kemampuan mengatur waktu, serta kesungguhan dalam menjalankan setiap tahapan.

Keduanya pun mengajak generasi muda di wilayah Pantura untuk tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Doa, kerja keras, disiplin, dan konsistensi menjadi bekal penting untuk meraih impian sekaligus memberikan kebanggaan bagi keluarga dan daerah.

Dari proses panjang inilah diharapkan lahir generasi muda Kabupaten Tegal yang bukan hanya mampu berdiri tegak di bawah Sang Saka Merah Putih, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme, integritas, dan semangat kepemimpinan untuk mengisi masa depan Indonesia.
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan