Brebes, Raimas86.net – Kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Tol Pejagan KM 248, Kabupaten Brebes, menjadi peringatan serius bahwa ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membayangi wilayah Jawa Tengah di tengah musim kemarau.
Berkat respons cepat personel Satuan Samapta Polres Brebes, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar.
Peristiwa tersebut bermula saat Tim Patroli Sat Samapta Polres Brebes menerima laporan dari masyarakat terkait munculnya kebakaran di area persawahan yang berada di sekitar ruas Jalan Tol Pejagan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Sesampainya di lokasi, personel mendapati kobaran api disertai kepulan asap tebal yang berpotensi meluas dengan cepat akibat kondisi cuaca yang panas serta tiupan angin yang cukup kencang.
Melihat situasi tersebut, petugas langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah api merambat ke area yang lebih luas.
Untuk mempercepat penanganan, personel mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres Brebes. Berkat koordinasi yang sigap dan kerja cepat di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga potensi meluasnya kebakaran dapat dicegah.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, mengapresiasi kesigapan personel dalam menangani kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa kewaspadaan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan selama musim kemarau, mengingat tingginya risiko terjadinya kebakaran lahan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, sampah, maupun sisa hasil pertanian secara sembarangan. Tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terlebih saat kondisi cuaca kering dan angin bertiup cukup kencang," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar. Langkah cepat dalam pelaporan dinilai sangat penting untuk meminimalkan dampak kebakaran serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi karhutla selama musim kemarau, sekaligus mengedepankan sinergi bersama masyarakat sebagai upaya pencegahan dini terhadap bencana kebakaran.



