![]() |
| Hairil Basar Ajak Masyarakat Desa Sri Jaya, Gelar Rembuk Stunting dan Salurkan BLT Dana Desa kepada 11 KPM |
Raimas86.net
Lampung Utara ǁ Kegiatan yang dipimpin langsung
oleh Kepala Desa Sri Jaya, Hairil Basar, ini dihadiri Camat Sungkai Jaya Hamami
F Mega, dan Kepala Puskesmas Sungkai Jaya.
Hadir juga Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, Ketua LPM,
tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Pemerintah Desa Sri Jaya, Kec Sungkai Jaya, gelar Rembuk
Stunting Tahun 2026 yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai
Dana Desa (BLT-DD) Tahap II. Pada Selasa (23/6/2026) di Aula Kantor Desa Sri
Jaya.
Rembuk Stunting mengusung tema “Pencegahan dan Penanganan
Stunting Tahun 2026” dengan fokus pada peningkatan gizi keluarga, kesehatan ibu
dan anak, serta penguatan peran masyarakat dalam menekan angka stunting di
desa.
Camat Sungkai Jaya, Hamami F Mega, mengatakan bahwa
pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama keluarga.
“Peran orang tua sangat penting dalam memastikan kebutuhan gizi dan kesehatan anak terpenuhi. Pemerintah akan terus mendukung program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sri Jaya, Hairil Basar,
menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung program percepatan
penurunan stunting.
“Melalui rembuk stunting ini, kita menyatukan langkah dan mencari solusi bersama agar anak-anak di Desa Sri Jaya tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
Kepala Puskesmas Sungkai Jaya menambahkan bahwa pencegahan
stunting dapat dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan rutin, pemenuhan gizi
seimbang, pemberian ASI eksklusif, serta aktif mengikuti kegiatan posyandu.
Usai rembuk stunting, pemerintah desa melanjutkan kegiatan
dengan menyalurkan BLT Dana Desa Tahap II, kepada 11 Keluarga Penerima Manfaat
(KPM) untuk periode Mei–Juni 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Desa
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, serta
mendukung upaya percepatan penurunan stunting sesuai Peraturan Presiden Nomor
72 Tahun 2021.
Salah satu penerima bantuan mengaku bersyukur atas BLT yang
diterimanya.
“Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga sehari-hari. Kami berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah menyalurkan bantuan tepat sasaran,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan menjadi wujud sinergi antara
pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam membangun keluarga
yang sehat dan sejahtera.





