Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

 


Pemerintah Hamas Mengungkap Serangan Militer Israel Menyebabkan 11.800 Orang Tewas dan Terus Meningkat

Redaksi
Senin, 13 November 2023
Last Updated 2023-11-13T03:42:35Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??




Jakarta,Tebing Media.Online - Pemerintah Hamas di Jalur Gaza, Palestina, mengungkapkan total korban tewas akibat serangan militer Israel meningkat menjadi 11.800 orang. Sementara, 28.200 orang lainnya mengalami luka-luka.
Senin (13/11/2023), kantor media pemerintah mengatakan korban tewas termasuk 4.609 anak-anak dan 3.100 perempuan.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa rata-rata satu anak tewas setiap 10 menit di Jalur Gaza. WHO bahkan menggambarkan sistem layanan kesehatan di Jalur Gaza saat ini sedang 'bertekuk lutut' menghadapi situasi kemanusiaan yang mengerikan.

"Tidak ada tempat dan tidak ada seorang pun yang aman," sebut Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat berbicara di hadapan 15 negara anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), seperti dilansir Reuters, Sabtu (11/11).

Dalam sidang Dewan Keamanan PBB pada Jumat (10/11), Tedros melaporkan bahwa setengah dari total 36 rumah sakit di Jalur Gaza dan dua pertiga pusat layanan kesehatan primer di sana sudah tidak beroperasi. Dia menyebut bahwa rumah sakit yang masih bertahan pun harus beroperasi melebihi kapasitas.

Dengan situasi tersebut, menurut Tedros, sistem layanan kesehatan di Jalur Gaza saat ini sama saja seperti sedang 'bertekuk lutut'.

"Koridor rumah sakit penuh dengan korban luka, orang-orang sakit, dan orang-orang yang sekarat. Kamar mayat kewalahan. Operasi bedah dilakukan tanpa anestesi. Puluhan ribu pengungsi berlindung di rumah-rumah sakit," tutur Tedros dalam pernyataannya.

Sumber : Detik

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan