Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 3,6 mengguncang wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis sore, 20 Agustus 2026. Getaran gempa dirasakan di sejumlah kawasan Yogyakarta hingga membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Getaran gempa dirasakan di berbagai wilayah Bantul hingga Kota Yogyakarta. Sejumlah warga di kawasan Banguntapan, Bantul, terlihat berlarian keluar rumah sesaat setelah guncangan terasa.
Kepanikan terjadi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya gempa susulan. Hingga saat ini, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
BMKG: Data Masih Dapat Berubah
BMKG menjelaskan bahwa informasi gempa yang pertama kali disampaikan merupakan data awal yang mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat.
Seiring masuknya data dari berbagai stasiun pemantau, hasil analisis masih dapat mengalami pembaruan. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Imbauan Keselamatan Saat Terjadi Gempa
BMKG mengingatkan masyarakat untuk :
Tetap tenang dan tidak panik.
Menjauhi bangunan yang berpotensi roboh setelah gempa.
Mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat.
Mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang masih melakukan pemantauan terhadap kondisi pascagempa di wilayah Bantul dan sekitarnya.



